Deskripsi Pekerjaan
Tentang NutriWell Clinics Indonesia
Kami adalah klinik nutrisi modern yang berlokasi strategis di jantung Jakarta Selatan. NutriWell Clinics berkomitmen untuk memberikan solusi gizi terintegrasi bagi pasien dari berbagai kalangan, mulai dari eksekutif muda, atlet profesional, hingga pasien dengan kebutuhan gizi klinis spesifik. Dengan pendekatan yang humanis dan didukung riset terkini, kami telah menjadi mitra terpercaya dalam perjalanan menuju hidup yang lebih sehat.
Kami percaya bahwa setiap tubuh memiliki kebutuhan unik. Sebagai seorang Ahli Gizi di tim kami, Anda tidak hanya memberikan resep diet, tetapi juga memberdayakan pasien untuk membuat pilihan makanan yang tepat dan berkelanjutan.
Tanggung Jawab
- Melakukan asesmen gizi komprehensif dan menyusun diagnosis gizi sesuai standar PAGT (Proses Asuhan Gizi Terstandar).
- Merancang, mengimplementasikan, dan memonitoring rencana intervensi gizi yang personal bagi pasien rawat jalan dan program korporat.
- Memberikan konseling gizi dengan pendekatan Motivational Interviewing untuk meningkatkan kepatuhan pasien.
- Berkolaborasi erat dengan tim medis (Dokter, Psikolog, Personal Trainer) untuk menyusun rencana perawatan komprehensif.
- Mengembangkan dan memfasilitasi program edukasi nutrisi, seperti kelas memasak sehat dan webinar kesehatan.
- Melakukan dokumentasi rekam medis gizi secara akurat dan tepat waktu menggunakan sistem informasi klinik.
- Berpartisipasi dalam riset internal dan pengembangan konten nutrisi untuk media sosial dan blog klinik.
- Melakukan evaluasi dan follow-up berkala untuk mengukur progress pasien dan melakukan penyesuaian intervensi.
Kualifikasi
- Pendidikan minimal S1 (Strata 1) Gizi / Ilmu Gizi / Dietetika dari universitas ternama.
- Memiliki STR (Surat Tanda Registrasi) Tenaga Gizi yang masih berlaku.
- Pengalaman minimal 2 tahun sebagai Ahli Gizi di fasilitas pelayanan kesehatan (rumah sakit, klinik, atau pusat kebugaran premium).
- Menguasai siklus PAGT/NCP dan mampu mengaplikasikannya dalam praktik klinis sehari-hari.
- Keterampilan komunikasi verbal dan tulisan yang sangat baik dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris (aktif).
- Mampu melakukan analisis data komposisi tubuh menggunakan alat seperti BIA atau DEXA.
- Memiliki sertifikasi tambahan di bidang gizi olahraga, gizi klinis, atau nutrigenomik merupakan nilai tambah yang signifikan.
- Bersertifikat BLS (Basic Life Support) atau PPGD (Pertolongan Pertama Gawat Darurat).